Gambar Model Rumah Minimalis 2 Lantai Dengan Teknologi Baru Yang Elegan

Untuk merealisasikan model hunian bertingkat atau model rumah minimalis 2 lantai tentu membutuhkan pertimbangan khusus terutama kalkulasi atau perhitungan anggaran untuk pengadaan material bangunan serta upah pekerja, termasuk didalamnya untuk jasa arsitek dan kontraktor (pemborong). Namun lain lagi jika kita hanya melakukan renovasi rumah 2 lantai dalam skala kecil atau mengembangkan rumah menjadi 2 lantai, tentu anggaran yang harus disediakan tidak sebesar anggaran untuk membangun rumah 2 lantai secara total. Mungkin kita hanya butuh material dengan volume standar serta dak (untuk lantai 2) dan beberapa elemen pendukung lainnya.
Gambar Model Rumah Minimalis 2 Lantai
Seperti yang kita tahu desain rumah minimalis 2 lantai termasuk salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan diperkotaan serta harga tanah yang semakin melambung. Selain alasan tersebut banyak hal yang melatarbelakangi mengapa orang memilih rumah minimalis 2 lantai, salah satunya jumlah anggota keluarga yang semakin bertambah atau mungkin juga ingin membuka usaha di rumah sendiri dengan perhitungan lantai 1 untuk mengembangkan bisnis sementara lantai 2 untuk hunian. Apapun alasannya dan difungsikan untuk apa, rumah minimalis harus dibangun dengan prioritas kenyamanan sehingga penghuni rumah tetap betah tinggal didalamnya.

Biaya dan Komponen Rumah Minimalis 2 Lantai
Untuk membuat model rumah minimalis 2 lantai pasti membutuhkan dak untuk elemen dasar lantai 2. Untuk membuat dak sendiri ada 2 metode yang bisa dilakukan yaitu dengan cara konvensional dan menggunakan keramik komposit beton atau lebih populer disebut Keraton. Kedua cara tersebut sifatnya tidak mutlak, artinya untuk merealisasikan satu unit rumah bertingkat banyak metode yang dapat dipilih begitu juga dengan material yang digunakan, semua tergantung dari selera masing-masing.
Gambar Model Rumah Minimalis 2 Lantai
Gambar Model Rumah Minimalis 2 Lantai
Gambar Model Rumah Minimalis 2 Lantai
Gambar Model Rumah Minimalis 2 Lantai
Gambar Model Rumah Minimalis 2 Lantai
Perlu diketahui keraton adalah semacam material sebagai pengganti plat lantai konvensional. Elemen ini bentuknya pelat rusuk pracetak terbuat dari tanah liat yang dibakar. Keunggulannya, komponen yang satu ini bisa langsung dipasang tanpa harus menunggu kering seperti halnya plat lantai konvensional, jadi bisa dikerjakan lebih cepat. Namun sayangnya komponen ini sedikit rapuh karena terdapat rongga-rongga didalamnya sehingga bobotnya sendiri agak ringan.

Selain keraton ada satu lagi cara membuat dak menggunakan plat baja dengan struktur bergelombang untuk sistem penulangan satu arah bagian plat lantai. Pakar arsitektur sering menyebut cara ini dengan istilah floor deck. Karena sistem floor deck juga sekaligus untuk bekisting maka kita tidak membutuhkan kayu, bambu, besi, atau elemen scaffolding (penahan) lainnya. Intinya untuk bagian bawah proses pengerjaannya bisa dilanjutkan sambil menunggu cor bagian atas mengering.

Dinding dan Finishing
Untuk pengerjaan bagian dinding kita membutuhkan material sama seperti lantai 1 yaitu bata hebel, batako, atau bisa juga bata konvensional. Sementara untuk konstruksi atap tergantung selera kita masing-masing, pilihannya ada atap rangka kayu, atap beton, atau rangka dari baja ringan. Untuk tahap finishing kita dihadapkan pada banyak pilihan sebab kini banyak sekali supplier yang menawarkan produk finishing (misalnya cat) dengan keunggulan masing-masing. Jadi untuk finishing kita perlu melakukan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan produk yang terbaik.

Model rumah minimalis 2 lantai kini bisa dikerjakan menggunakan teknologi baru dan material modern seperti yang tersebut diatas. Ditinjau dari sisi pembiayaan tentu jumlah anggaran yang perlu disediakan juga cukup besar. Namun jika dilihat dari proses pengerjaannya tentu jauh lebih cepat sehingga tidak terlalu memakan waktu. Keuntungan lainnya, kita bisa menghemat material bangunan dan tenaga kerja yang dibutuhkan juga tidak terlalu banyak. Jadi kesimpulannya jika ditinjau dari semua aspek, membangun rumah 2 lantai dengan cara lama ataupun teknologi baru kurang lebih hasilnya sama. Hanya cara yang digunakan sedikit berbeda.
loading...